<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>masjidkita.org &#187; DKI Jakarta</title>
	<atom:link href="http://www.masjidkita.org/category/dki-jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.masjidkita.org</link>
	<description>direktori masjid di indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 06:41:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Masjid Jami di Hayam Wuruk</title>
		<link>http://www.masjidkita.org/2008/09/masjid-jami-di-hayam-wuruk/</link>
		<comments>http://www.masjidkita.org/2008/09/masjid-jami-di-hayam-wuruk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 14:47:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aidil</dc:creator>
				<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masjidkita.org/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Wartawan &#8220;Pembaruan&#8221; Luther Ulag Pemerintah DKI Jakarta Dinas Museum dan Sejarah melalui SK Gubernur No Cb11/1/12/72 tanggal 10 Januari 1972 menetapkan Masjid Jami , Kebon Jeruk di Jl Hayam Wuruk, Jakarta Barat, ditetapkan sebagai monumen sejarah. Masjid Jami didirikan tahun 1718 di atas lahan seluas sekitar 1,5 hektare, dengan gaya arsitektur Belanda dan Cina. Selama bulan suci [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wartawan &#8220;Pembaruan&#8221; Luther Ulag</p>
<p>Pemerintah DKI Jakarta Dinas Museum dan Sejarah melalui SK Gubernur No Cb11/1/12/72 tanggal 10 Januari 1972 menetapkan Masjid Jami , Kebon Jeruk di Jl Hayam Wuruk, Jakarta Barat, ditetapkan sebagai monumen sejarah. Masjid Jami didirikan tahun <strong>1718 </strong>di atas lahan seluas sekitar 1,5 hektare, dengan gaya arsitektur Belanda dan Cina. Selama bulan suci Ramadan masjid tua ini banyak dikunjungi jemaah dari berbagai daerah di Indonesia dan beberapa negara seperti Pakistan, India, Arab Saudi dan Malaysia. </p>
<p><a href="http://imageshack.us/" target="_blank"><img src="http://img15.imageshack.us/img15/4349/16spmb2t0ca.gif" border="0" alt="" /></a></p>
<p>MASJID TUA &#8211; Masjid Jami Kebon Jeruk di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat yang dibangun tahun 1718 masih berdiri kokoh dan terawat dengan baik. </p>
<p><img src="http://img364.imageshack.us/img364/9563/16spmb1t0hz.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>TIDAK TERBACA &#8211; Papan nama Masjid Jami Kebok Jeruk yang terbaut dari kayu jati nyaris tidak terbaca. </p>
<p><img src="http://img65.imageshack.us/img65/5498/16spmb4t2mn.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>KUBAH &#8211; Ornamen kubah masjid Jami masih asli, pemugaran yang dilakukan menjaga keasliannya. </p>
<p><img src="http://img6.imageshack.us/img6/329/16spmbid2em.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>MASIH ASLI &#8211; Beberapa tiang penyangga dan kayu pembatas di dalam masjid Jami masih asli. </p>
<p><a href="http://imageshack.us/" target="_blank"><img src="http://img266.imageshack.us/img266/6701/16767b1t2il.gif" border="0" alt="" /></a></p>
<p>MAKAM &#8211; Makam Hj Nur Hajizah berada di dalam lingkungan masjid Jami.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=269491&amp;page=3" target="_blank">Indonesian Mosque</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masjidkita.org/2008/09/masjid-jami-di-hayam-wuruk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Said Naum</title>
		<link>http://www.masjidkita.org/2008/05/masjid-said-naum/</link>
		<comments>http://www.masjidkita.org/2008/05/masjid-said-naum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 06:43:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aidil</dc:creator>
				<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masjidkita.org/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[SUATU rancangan masjid yang sangat berhasil dalam upaya menghadirkan kosa bentuk masjid tradisional Jawa ke dalam ungkapan-ungkapan modern adalah Masjid Said Naum yang terletak di dalam area kepadatan tinggi di Kebon Kacang, Jakarta. Masjid yang dirancang arsitek Adhi Moersid dan tim ini jelas memperlihatkan usaha serius dalam mengakomodasi dua kepentingan berbeda yaitu merepresentasikan karakter arsitektur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>SUATU rancangan masjid yang sangat berhasil dalam upaya menghadirkan kosa bentuk masjid tradisional Jawa ke dalam ungkapan-ungkapan modern adalah Masjid Said Naum yang terletak di dalam area kepadatan tinggi di Kebon Kacang, Jakarta.</span></p>
<p>Masjid yang dirancang arsitek Adhi Moersid dan tim ini jelas memperlihatkan usaha serius dalam mengakomodasi dua kepentingan berbeda yaitu merepresentasikan karakter arsitektur lokal/tradisional dengan pendekatan modern.Wajar jika rancangan ini kemudian memenangkan kompetisi yang diadakan Pemda DKI pada tahun 1975 di mana kriteria utamanya adalah harus merepresentasikan karakter arsitektur tradisional, cocok dengan lingkungan sekitar, dan menggunakan material lokal. Atas alasan itu pulalah bangunan masjid yang selesai pembangunannya tahun 1977 ini mendapatkan penghargaan Honourable Mention dari Aga Khan Award for Architecture pada tahun 1986.</p>
<p><a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3812/1573/1600/5BSNS34_20.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3812/1573/320/5BSNS34_20.jpg" border="0" alt="" width="266" height="168" /></a><span><span>Masjid Said Naum</span> -Penampilan masjid didominasi oleh atap yang mencoba menggubah kembali atap tumpang atau Meru tradisional ke dalam perwujudan yang baru. (Sumber: masjid2000.org/N. Luthfi).</span></p>
<p><span>Menurut catatan tertulis dari sang arsitek, pada waktu menggarap rancangan ini sebenarnya tidak ada pretensi mengupas kemudian merumuskan bagaimana tradisi dan unsur arsitektur tradisional dapat dimasukkan ke dalam rancangan dengan mengikuti aturan atau teori tertentu. Namun, yang dicoba dilakukan adalah mencarikan landasan untuk memberikan makna pada ungkapan arsitekturnya baik yang teraga maupun yang tidak teraga.</span></p>
<p>Salah satu landasan perancangannya adalah keyakinan bahwa Islam merupakan ajaran atau ideologi yang ke mana pun ia datang tidak secara langsung membawa atau memberikan bentuk budaya berupa fisik. Di mana pun Islam datang, ia siap memakai berbagai bentuk lokal/tradisional untuk dijadikan identitas fisiknya. Dari sini kita menemukan banyak bangunan-bangunan tradisional yang dengan mudah dapat berubah fungsinya menjadi masjid di berbagai masyarakat yang telah memeluk agama Islam.</p>
<p>Sumber : <a href="http://bambangsb.blogspot.com/2006/03/masjid-said-naum-ungkapan-lokalitas.html" target="_self">Ungkapan Lokalitas dalam Masjid Modern</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masjidkita.org/2008/05/masjid-said-naum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Istiqlal Jakarta</title>
		<link>http://www.masjidkita.org/2008/04/masjid-istiqlal-jakarta/</link>
		<comments>http://www.masjidkita.org/2008/04/masjid-istiqlal-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 03:22:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[istiqlal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masjidkita.org/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai negara dengan komunitas muslim terbesar di dunia, Indonesia memainkan peran strategis dalam kancah pergaulan dunia. Usulan, saran dan kritik dari Indonesia tentang berbagai permasalahan Islam diberbagai belahan dunia, selalu dinantikan dan mendapat respon positif. Sejalan itu, masyarakat Islam di dalam negeri yang terdiri dari berbagai kelompok juga memiliki keanekaragaman yang unik, sekaligus pemahaman yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="thickbox" href="http://www.masjidkita.org/wp-admin/media-upload.php?post_id=20&amp;type=image&amp;TB_iframe=true&amp;height=500&amp;width=640"><img src="http://www.rri-online.com/gambar_galeri_sln/galeri_kecil_16.jpg" alt="Masjid Istiqlal Jakarta" width="375" height="247" /></a></p>
<p>Sebagai negara dengan komunitas muslim terbesar di dunia, Indonesia memainkan peran strategis dalam  kancah pergaulan dunia. Usulan, saran dan kritik dari Indonesia tentang berbagai permasalahan Islam diberbagai belahan dunia, selalu  dinantikan dan mendapat respon positif.</p>
<p>Sejalan itu, masyarakat Islam di dalam negeri yang  terdiri dari berbagai kelompok juga memiliki keanekaragaman yang unik, sekaligus pemahaman yang berbeda. Tak jarang antara kelompok tersebut sering berkonflik, meski  tidak dalam bentuk fisik dan skala luas.  Sementara dalam skala global (penjuru dunia), berkembang isu-isu yang kurang menyenangkan tentang Islam. Di beberapa tempat, Islam bahkan dianggap sebagai agama yang  memperbolehkan tindak kekerasan dan lekat dengan cap terorisme.</p>
<p>Sementara, tidak sedikit orang yang memahami dan mendalami Islam belum cukup mampu menjelaskan tentang keagungan dan kebesaran agama yang rahmatan lil alamiiin ini.  Disisi lain,  pengaruh media  begitu gencar menggambarkan Islam secara “hitam-putih”, sehingga tidak sedikit orang Islam sendiri merasa asing dengan agamanya.</p>
<p>Kondisi ini secara tidak langsung sedang dan telah terjadi di Indonesia, untuk itu dibutuhkan media  informasi yang  bisa menyelaraskan isu dan menyebarkan informasi Islam secara benar. Tak hanya itu, media tersebut sekaligus  bisa menjadi forum komunikasi antara kelompok  Islam yang ada di Indonesia, dan tak menutup kemungkinan Islam di seluruh dunia.</p>
<p>Sejalan dengan itu, Istiqlal sebagai mesjid  terbesar di Indonesia dan  menjadi symbol dari  representasi   muslim tanah air memainkan peranan strategis dalam menyatukan visi dan misi dari nuansa Islam di Indonesia. Dari sinilah Yayasan Dunia Merdeka  (YDM)yang ditunjuk langsung oleh Menteri Agama RI melalui SK untuk mengelola Masjid Istiqlal dengan mendirikan “World Moslem E-Center &amp; World Moslem Communities Gallery” yang salah satu pogramnya  pengembangkan portal www.masjidistiqlal.com  menjadi media komunikasi yang interaktif antara komunitas/pergerakan muslim di Indonesia dengan berbagai komunitas muslim di seluruh dunia, termasuk didalamnya negara-negara non-OKI, seperti Amerika, Eropa, Australia dan Afrika.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masjidkita.org/2008/04/masjid-istiqlal-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Agung Sunda Kelapa</title>
		<link>http://www.masjidkita.org/2008/04/masjid-agung-sunda-elapa/</link>
		<comments>http://www.masjidkita.org/2008/04/masjid-agung-sunda-elapa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 02:50:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masjidkita.org/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Masjid Agung Sunda Kelapa terletak dikawasan elit Menteng. Dikelilingi oleh rimbunan pohon-pohon besar.   http://www.mesjidsundakelapa.or.id/]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masjid Agung Sunda Kelapa terletak dikawasan elit Menteng. Dikelilingi oleh rimbunan pohon-pohon besar.</p>
<p> </p>
<p><a href="http://www.mesjidsundakelapa.or.id/">http://www.mesjidsundakelapa.or.id/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masjidkita.org/2008/04/masjid-agung-sunda-elapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
